VAKSINASI COVID-19 DI RSUD R.A.A TJOKRONEGORO

By ADMIN 26 Jan 2021, 09:54:04 WIB Kegiatan
VAKSINASI COVID-19 DI RSUD R.A.A TJOKRONEGORO

Penyakit Corona atau Covid- 19 mulai terjadi kasus pertama kali di Indonesia tanggal 02 Maret 2020 di Depok, Jawa Barat. Salah satu upaya preventif yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19 yaitu mulai dilakukannya skrining kesehatan bagi masyarakat, kampanye 3M+ (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan) hingga upaya vaksinasi.

Vaksinasi Covid-19bertujuan untuk mengurangi tranmisi atau penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd imunnity) dan melindungi masyarakat dari COVID 19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Proses Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dimulai pada tanggal 13 Januari 2021 yang diawali oleh Bapak Presiden Jokowi yang nantinya juga diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia. Vaksinasi Covid-19 pertama kali di RSUD R.A.A Tjokronegoro dilakukan pada hari Senin, 25 Januari 2021. Vaksinasi akan dilakukan dalam 4 hari hingga tanggal 29 Januari 2021 dengan sasaran tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dan diikuti oleh petugas yang langsung menangani pasien. Adapun rangkaian acaranya dimulai dengan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 yang dibuka oleh Direktur RSUD R.A.A Tjokronegoro dr. Tolkha Amaruddin, Sp. THT-KL., M.Kes. Beliau menyampaikan bahwa vaksinasi merupakan salah satu usaha untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Petunjuk ilmiah pun menyatakan bahwa setelah di vaksin kita harus melakukan 3M+ (mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi atau saling berkunjung yang tidak perlu. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan penyuntikan pertama pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk para tenaga Kesehatan khususnya di RSUD R.A.A Tjokronegoro.     

Peserta pertama vaksinasi di RSUD R.A.A Tjokronegoro yaitu drg. Dedy Sigit Nurcahyo, Sp.BM. Pesan dan kesan beliau setelah divaksinasi adalah “Perasaannya senang karena dengan divaksin berarti memiliki kekebalan daripada orang yang belum divaksin. Rasanya juga tidak apa-apa. Saya juga menghibau masyarakat bahwa vaksin adalah cara segera memutus rantai penularan Covid-19, jadi masyarakat Saya sarankan untuk mengikuti vaksinasi”. Peserta vaksinasi lainnya yaitu dr. Adilla Hastika Fasha menyatakan bahwa “Saat divaksin tidak terasa sama sekali karena menggunakan jarum yang sangat kecil, setelah vaksin saya merasa tidak ada efek lanjutan. Insya Allah aman dan baik untuk Saya dan lainnya. Mari kita mengikuti Vaksinasi Covid-19 untuk menghadapi pandemi ini agar selamat dan sehat selalu.” Diharapkan dari kegiatan vaksinasi ini mampu memutuskan rantai penularan Covid-19. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

Instagram

Twitter


Facebook

Counter Pengunjung